Artikel

Contoh Prosedur Evaluasi Monitoring Vendor

1. Evaluasi vendor dilakukan secara periodik setiap 6 (enam) bulan sekali oleh unit terkait.
2. Evaluasi dilakukan terhadap vendor adalah sebagai berikut :
2.1 Penilaian dilakukan terhadap kriteria
2.2 Mutu produk dan jasa yang diterima sesuai dengan spesifikasi, berdasarkan hasil pemeriksaan yang dilakukan oleh Pihak yang
ditunjuk ataupun bukti lain.
2.3 Harga yang diajukan vendor masih sesuai dan dapat disetujui oleh management
2.4 Waktu pengiriman yang sesuai jadwal
2.5 Syarat pembayaran yang disepakati oleh Para Pihak

Contoh Prosedur Pengamanan Obat dari Kehilangan atau Pencurian

A. OBAT EMERGENSI
1.Distribusikan obat emergensi di ruang keperawatan, simpan di troli emergensi.
2.Kendalikan pemakaian obat emergensi yaitu hanya boleh dibuka untuk kondisi emergensi, selain itu harus dikunci dengan kunci
sekali pakai bernomor register.
3.Catat nomor register kunci di buku log.
4.Lakukan stock opname sebulan sekali.
B. OBAT FLOOR STOCK
1.Distribusikan obat floor stock di ruangan dengan jumlah sesuai stok minimal dan maksimal.

Contoh Prosedur Pengelolaan Obat dan Alkes Pada Trolley Emergency

1. Apabila terjadi kondisi darurat, perawat dan/atau dokter yang bertugas diperkenankan untuk membuka dan menggunakan obat dan
alkes yang terdapat pada trolley emergency untuk memberikan pertolongan kegawatdaruratan.
2. Pada keadaan darurat dimana troli emergensi digunakan, maka:
 Kemasan obat dan alkes yang digunakan dikumpulkan dalam wadah yang telah tersedia.
 Perawat dan/atau dokter jaga wajib mengisi dan melengkapi formulir pembukaan trolley emergency untuk diserahkan ke

Contoh Prosedur Seleksi Obat Baru untuk Formularium Rumah Sakit

1. Komite Farmasi dan Terapi bekerja sama dengan Instalasi Farmasi melakukan pendataan untuk proses seleksi terhadap obat
yang akan digunakan di Rumah Sakit.
2. Komite Farmasi dan Terapi mempertimbangkan obat yang akan digunakan dengan memperhatikan faktor sebagai berikut :
a.Obat sejenis yang sudah tersedia dengan memperhatikan formula, sebanyak max 4 produk sudah termasuk 1 produk
generik dan 1 produk original.
b.Pertimbangan manfaat.
c.Pertimbangan biaya.

Contoh Temuan Audit Mutu di Unit CSSD

1.Tidak adanya catatan permintaan dan penyerahan instumen steril maupun penerimaan instrumen kotor
2.Ditemukan kasa bersih tanpa kemasan tergeletak di lantai
3.Belum adanya bukti pemeliharaan mesin sterilisasi instrumen
4.Ditemukan wastafel pencucian instrumen kotor sudah dalam keadaan berkarat
5.Tidak adanya bukti pemeliharaan alat packing instrumen
6.Ditemuan ruangan CSSD di area pencucian instrumen kotor dalam keadaan bocor
7.Tidak adanya list instrumen untuk setiap set instrumen
8.Tidak adanya Indikator Strip untuk setiap instrumen

Pages